Chanel Youtube


Mengguncang GBT! Ribuan Guru PAI Se-Jawa Timur Satukan Langkah, Kokohkan Karakter Bangsa dan Moderasi Beragama

 

Ribuan Guru Pendidikan Agama Islam dari berbagai kabupaten/kota memadati Gelora Bung Tomo


APEL AKBAR – Atmosfer Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya pada Sabtu, 16 Mei 2026, terasa sangat berbeda. Gemuruh yang terdengar bukan berasal dari sorakan suporter sepak bola, melainkan dari gema selawat dan tekad membara ribuan Guru Pendidikan Agama Islam (GPAI) tingkat Sekolah Dasar se-Provinsi Jawa Timur. Mereka berkumpul dalam satu barisan komando pada perhelatan bersejarah: Apel Akbar KKG PAI SD Se-Provinsi Jawa Timur.

Acara berskala masif ini dihadiri oleh jajaran pejabat tinggi dari Kementerian Agama RI, Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, serta pejabat daerah setempat. Apel Akbar ini menjadi momentum sakral untuk merekatkan ukhuwah sekaligus menegaskan kembali komitmen para pendidik agama dalam mengawal masa depan moral generasi bangsa.

Di tengah derasnya arus digitalisasi dan pergeseran nilai sosial, peran Guru PAI kini menjadi benteng utama di lingkungan sekolah dasar. Eksistensi mereka bukan sekadar mengajarkan tata cara ibadah secara tekstual, melainkan menjadi teladan utama (uswah hasanah) dalam membentuk kepribadian siswa.

Melalui momentum Apel Akbar ini, KKG PAI Jawa Timur mengirimkan pesan kuat kepada publik bahwa guru agama adalah motor penggerak transformasi pendidikan dasar yang adaptif, kreatif, namun tetap berpijak pada fondasi keimanan yang kokoh.

"Guru PAI bukan hanya pengajar materi di dalam kelas, melainkan arsitek peradaban yang bertugas melukis akhlak dan karakter pada jiwa-jiwa suci anak didik kita," ungkap ketua KKG PAI Jawa Timur, M Zaini, S.Ag., M.Pd., di podium utama yang disambut tepuk tangan riuh peserta.

Dua poin krusial yang menjadi benang merah dalam perhelatan akbar ini adalah penguatan pendidikan karakter dan internalisasi nilai moderasi beragama (wasathiyah) sejak dini. Pertama pendidikan karakter, melalui kurikulum yang terintegrasi, GPAI berkomitmen melahirkan generasi emas yang jujur, disiplin, toleran, dan memiliki rasa cinta tanah air yang mendalam. Kedua, moderasi beragama, Di tengah kemajemukan bangsa Indonesia, para guru PAI di tingkat sekolah dasar memegang peranan krusial untuk menanamkan pemahaman Islam yang ramah, inklusif, dan menghargai perbedaan. Siswa diajarkan untuk menjadi muslim yang taat sekaligus warga negara yang baik, yang mampu hidup berdampingan secara damai dalam bingkai NKRI.


Para tamu Undangan menyimak sambutan pada giat Apel Akbar 2026
Mewakili semangat membara dari daerah, kontingen KKG PAI Kota Malang tampil memukau dan menunjukkan soliditas yang luar biasa. Dipimpin langsung oleh Ketua KKG PAI Kota Malang, Zainul Qudsi, M.Pd.I, serta didampingi penuh oleh Kepala Seksi Pendidikan Agama Islam (Kasi PAIS) Kemenag Kota Malang, Dr. Febrian Taufiq Saleh, M.Pd.I, ratusan guru asal Bumi Arema ini hadir dengan satu komando yang rapi.

Kehadiran kontingen Kota Malang tidak hanya sekadar meramaikan tribun, tetapi juga membawa misi mengenalkan berbagai inovasi program literasi keagamaan digital yang telah sukses diterapkan di Kota Malang, seperti program KALAM (Karya Artikel Literasi Agama Islam). Hal ini diharapkan mampu menginspirasi kabupaten/kota lain di Jawa Timur untuk bersama-sama menaikkan kelas kompetensi guru agama di daerah masing-masing.

Apel Akbar dibuka dengan pembacaan deklarasi bersama Guru PAI se-Jawa Timur yang dipimpin oleh ketua KKG PAI Jawa Timur dan ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan bangsa. Energi positif, pelukan ukhuwah, dan semangat perjuangan yang terpancar dari Stadion Gelora Bung Tomo ini dipastikan akan dibawa pulang oleh masing-masing guru ke ruang-ruang kelas mereka.

Dengan kompetensi yang terus diasah, kesejahteraan yang diperjuangkan, serta soliditas organisasi yang semakin kuat, para Guru PAI se-Jawa Timur siap melangkah pasti mengantarkan anak-anak tangga menuju peradaban Indonesia Emas 2045 yang berilmu pengetahuan tinggi dan berakhlakul karimah.

 

Penulis : Ahmad Afwan Yazid

Next Post Previous Post
1 Comments
  • Zainul Qudsi, M.Pd I
    Zainul Qudsi, M.Pd I 19 Mei 2026 pukul 21.54

    Mantab... Semangat GPAI berkobar di GBT

Add Comment
comment url